Sunday, December 20, 2015

pengertian Materi dan Perubahannya

MATERI DAN PERUBAHANNYA

BAB 1 : Materi Dan Perubahannya

Barangkali sesuatu yang permanen di dunia ini adalah Perubahan. Sebagai contoh bunga mawar berkembang dan layu, besi berkarat es mencair, air menguap, warna lukisan memudar, kayu terbakar, gula melarut dan diri kita sendiri semakin tumbuh dewasa.

Pemahaman terhadap perubahan-perubahan ini sangat erat hubungannya dengan pemahaman terhadap tingkah laku materi (zat) yang merupakan penyusun jagad raya. Itulah sebabnya, pelajaran ilmu kimia senantiasa diawali dengan pemahaman materi.

1.1  MATERI

Yang dimaksud dengan materi (zat) adalah segala sesuatu yang mempunyai massa dan mempunyai volume. Oleh karena materi mempunyai volume, maka ia harus menempati ruang tertentu. Segala benda yang dapat kita sentuh dan rasakan semuanya tersusun atas materi.

Perlu diingat bahwa pengertian massa berbeda dengan pengertian berat. Massa adalah ukuran bertahannya suatu benda terhadap perubahan kecepatan. Suatu benda dengan massa yang besar akan mempunyai kecenderungan yang besar untuk tetap diam tatkala anda mecoba menggerakannya, dan mempunyai kecenderungan yang besar untuk tetap bergerak tatkala anda mencoba untuk menghentikannya.


Jika suatu benda dijatuhkan, gerakannya akan mengalami percepatan karena ditarik oleh gravitasi bumi. Jika gravitasi adalah g, maka gaya yang terjadi itulah yang disebut berat (w), sehingga;

W = m.g

Dimana w = Berat; m = massa; g = gaya gravitasi.
Kesimpulan:

1.     Massa suatu benda tidak bergantung pada gravitasi bumi.

2.     Berat suatu benda bergantung pada gravitasi bumi atau gravitasi dapat merubah berat suatu benda.

3.     Perbedaan massa dengan berat baru dapat kita rasakan di suatu lokasi tanpa gravitasi.

4.     Hubungan massa dengan berat, W = m.g, menyatakan bahwa jika dua benda mengalami gravitasi yang sama, maka massa berbanding lurus dengan berat.

1.2  SIFAT–SIFAT MATERI

Kita dapat membadakan zat tersebut dari zat–zat yang lain berdasarkan berbagai ciri khas yang disebut sifat–sifat. Sebagai contoh anda dapat membedakan air dengan bensin berdasarkan bau kedua cairan itu atau dengan cara melemparkan batang korek api yang menyala kedalam masing-masing cairan tersebut.

Sifat-sifat suatu materi dapat kita kelompokkan menjadi dua macam:

1.     Sifat fisika:
Yaitu sifat-sifat yang tidak berhubungan dengan zat baru.

2.     Sifat kimia:
Yaitu sifat-sifat yang ada hubungannya dengan pembentukan zat baru.

Beberapa sifat fisika yang penting adalah:

1.     Kerapatan

2.     Berat jenis (massa jenis)

3.     Kelarutan

4.     Daya hantar

5.     Kekerasan

6.     Warna

7.     Bau

8.     Rasa

9.     Kemagnetan

10. Wujud zat